CONTOH
DESAIN SISTEM PEMBELAJARAN KOOPERATIF
DENGAN TIPE STAD
Tingkat : Sekolah
Menengah Atas (SMA)
Topik : Besaran
dan Satuan
Judul : Besaran
dan Satuan
Instruktur : Rezki
Noviana Devi
Waktu : 90
menit
|
NO
|
KOMPONEN
|
AKTIVITAS PEMBELAJARAN
|
|
1.
|
Perkenalan
(5 menit)
|
Pada pertemuan pertama, Guru memperkenalkan diri kepada
siswa
|
|
2.
|
Apersepsi, tujuan pembelajaran, dan mengenalkan teknik
(10 menit)
|
Apersepsi à memberikan pertanyaan yang mengarah ke materi pembelajaran yaitu
besaran dan satuan, dimana mengaktifkan pikiran siswa agar pikirannya
mengarah atau memilki pandangan tentang materi.
Tujuan pembelajaran à
agar siswa kelas X mengetahui dan
memahami tentang apa itu besaran dan satuan selain itu juga agar siswa
mengetahui alat apa saja yang memiliki besaran dan satuan tersebut.
Mengenalkan teknik STAD à teknik pembelajaran STAD adalah pembelajaran yang
merupakan model pembelajaran berkelompok, dimana siswa dipasangkan secara
merata, yang memilki kemampuan tinggi dan rendah dalam suatu kelompok
sebanyak 4-5 orang. Skor kelompok diberikan berdasarkan atas prestasi anggota
kelompoknya, dimana setelah siswa menerima pengajaran dari guru dan bekerja
sama dengan kelompoknya, siswa diberikan test perseorangan.
|
|
3.
|
Penyampaian materi
(20 menit)
|
Guru memberikan atau menyampaikan materi tentang besaran
dan satuan dengan bantuan media tabel yang menarik hingga siswa merasa
terpancing untuk belajar dan juga mendemostrasikan cara menggunakan alat.
|
|
4.
|
Pengelompokkan dan
praktikum
(35 menit)
|
Guru membagi kelas menjadi 7 kelompok
(setiap kelompok terdiri dari 4-5 siswa dengan kemampuan berbeda dimana
terdapat siswa yang pandai dan yang tidak) sesuai dengan banyaknya besaran
dan satuan yang ada, yaitu panjang, massa, waktu, kuat arus listrik, suhu,
jumlah zat, dan intensitas cahaya. Masing-masing kelompok diminta untuk mendiskusikan dan mempraktikan penggunaan alat ukur,
bagaimana cara mengukur besaran-besaran tersebut, apa satuan dari besaran
itu, dan juga alat ukur apa yang digunakan untuk mengukur besaran tersebut.
Dalam hal ini, guru bertindak sebagai pembimbing para
siswa.
|
|
5.
|
Tes perseorangan
(10
menit)
|
Setelah melakukan kegiatan dalam kelompok, maka guru
menguji tingkat kepahaman siswa melalui tes perseorangan. Bagian ini
dilakukan dengan harapan semua siswa mampu menguasai materi yang diberikan.
|
|
Pengakuan kelompok
(10
menit)
|
Pada bagian ini guru memberikan penghargaan pada kelompok
yang memperoleh nilai terbaik dimana
nilai tesnya tertinggi dan aktif di dalam pembelajaran. Hal ini dilakukan
untuk memberikan motivasi lebih kepada siswa agar senantiasa meningkatkan
cara dan minat belajar agar menjadi kelompok yang terbaik.
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar